Penulisan syntax:
FILE *nama variabel pointer;
nama variabel pointer = fopen("nama file yang dituju", "mode");
fclose(nama variabel pointer);
Dalam hal ini, nama variabel pointer dapat dinamai sesuka hati seperti variabel lain pada umumnya dan nama file yang dituju harus sama persis seperti yang aslinya. Mode untuk memproses file terdapat beragam jenis antara lain: w, r, a, w+, r+, a+, dll. Yang umum dipakai dan yang akan dibahas adalah w, r, dan a.
Mode w adalah mode write yaitu menuliskan sesuatu ke dalam file yang dituju dan syntax yang digunakan adalah:
fprintf(nama variabel pointer, "format penulisan", variabel yang ditulis);
Format penulisan sama seperti format penulisan printf pada umumnya. Dan jika file yang dituju tidak ada, makan mode w ini akan mengcreate file tersebut secara otomatis.
Mode r adalah mode read yaitu membaca data dari file yang dituju dan dapat menggunakan syntax:
fscanf(nama variabel pointer, "format scan", variabel tempat disimpan);
Format scan sama seperti format scan scanf pada umumnya.
Mode a adalah mode append yaitu menambahkan sesuatu ke file yang dituju dan syntax yang digunakan sama seperti mode w yaitu fprintf. Perbedaan mode w dan mode a adalah mode a menambahkan tulisan pada akhir dari file yang dituju sedangkan mode w mengoverwrite file tersebut, jadi data yang sebelumnya tersimpan di dalam file akan diganti dengan tulisan atau data baru.
Terimakasih telah membaca 😁
2201791295
binus.ac.id
skyconnectiva.com
Schumacher Goldwin
No comments:
Post a Comment